Skip to main content

Terbaru

Petani vs Penambang: Menakar Potensi dan Keberlanjutan Profesi

Ada anggapan yang berkembang bahwa menjadi penambang emas tradisional lebih menguntungkan dibandingkan menjadi petani, baik itu petani sawit, kopi, nilam, maupun komoditas lainnya. Namun, sejatinya setiap profesi sangat bergantung pada dua hal utama: sumber daya alam (SDA) yang tersedia dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Dengan keterampilan yang memadai, insya Allah rezeki akan menyesuaikan — apapun profesinya. Saya pribadi adalah contoh dari seseorang yang menekuni lebih dari satu profesi: sebagai tenaga pengajar di sekolah swasta, petani, dan juga pedagang di waktu senggang. Semua peran ini saling melengkapi dan memperkaya pengalaman hidup saya. Jika kita bandingkan secara umum, profesi penambang emas memang bisa menjanjikan hasil besar dalam waktu relatif singkat, selama cadangan emas masih tersedia. Namun, dari sisi keberlanjutan, penambangan cenderung memiliki keterbatasan karena SDA yang tidak terbarukan serta risiko lingkungan dan sosial yang tinggi. Berbe...

Adakah Fadhilah Tarawih Perhari?

Adakah Fadhilah Tarawih Perhari?

JANGAN BERBOHONG!

Setiap ramadhan selalu beredar hadis yang berisi keutamaan shalat tarawih setiap harinya, mulai hari pertama hingga hari terakhir. Bagaimana sebenarnya hadis itu? Layakkah kita meyakini dan menyebarkannya?

Bila mau objektif, maka ada beberapa keganjilan dalam hadis itu, antara lain:

Nabi hanya shalat qiyamu ramadhan selama tiga malam saja lalu tak pernah lagi secara berjamaah. Ini yang tercatat dalam kitab-kitab hadis mu'tabarah. Misalnya riwayat Bukhari berikut:

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ: أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ، أَنَّ عَائِشَةَ، أَخْبَرَتْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ ذَاتَ لَيْلَةٍ مِنْ جَوْفِ اللَّيْلِ، فَصَلَّى فِي المَسْجِدِ، فَصَلَّى رِجَالٌ بِصَلاَتِهِ، فَأَصْبَحَ النَّاسُ، فَتَحَدَّثُوا، فَاجْتَمَعَ أَكْثَرُ مِنْهُمْ، فَصَلَّوْا مَعَهُ، فَأَصْبَحَ النَّاسُ، فَتَحَدَّثُوا، فَكَثُرَ أَهْلُ المَسْجِدِ مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ، فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَصَلَّوْا بِصَلاَتِهِ، فَلَمَّا كَانَتِ اللَّيْلَةُ الرَّابِعَةُ عَجَزَ المَسْجِدُ عَنْ أَهْلِهِ حَتَّى خَرَجَ لِصَلاَةِ الصُّبْحِ، فَلَمَّا قَضَى الفَجْرَ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ، فَتَشَهَّدَ، ثُمَّ قَالَ: «أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّهُ لَمْ يَخْفَ عَلَيَّ مَكَانُكُمْ، لَكِنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ، فَتَعْجِزُوا عَنْهَا» قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ: تَابَعَهُ يُونُسُ (رواه البخاري)


"Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair berkata, telah mengabarkan kepada kami Al Laits dari 'Uqail dari Ibnu Syihab berkata, telah mengabarkan kepadaku 'Urwah bahwa 'Aisyah radliallahu 'anha mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu malam keluar di tengah malam untuk melaksanakan shalat di masjid, orang-orang kemudian mengikuti beliau dan shalat dibelakangnya. Pada waktu paginya orang-orang membicarakan kejadian tersebut. Kemudian pada malam berikutnya orang-orang yang berkumpul bertambah banyak lalu ikut shalat dengan Beliau. Dan pada waktu paginya orang-orang kembali membicarakan kejadian tersebut. Kemudian pada malam yang ketiga orang-orang yang hadir di masjid semakin bertambah banyak lagi, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar untuk shalat dan mereka shalat bersama beliau. Kemudian pada malam yang keempat, masjid sudah penuh dengan jama'ah hingga akhirnya beliau keluar hanya untuk shalat Shubuh. Setelah beliau selesai shalat Fajar, beliau menghadap kepada orang banyak membaca syahadat lalu bersabda: "Amma ba'du, sesungguhnya aku bukannya tidak tahu keberadaan kalian (semalam). Akan tetapi aku takut shalat tersebut akan diwajibkan atas kalian, sementara kalian tidak mampu." Abu 'Abdullah Al Bukhari berkata, "Hadits ini dikuatkan oleh Yunus." (HR. Bukhari)

Namanya saja saat itu bukan tarawih tetapi masih qiyamu ramadhan berdasarkan hadis  berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبه

"Siapa yang berdiri shalat di [malam] bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu" (HR. Bukhari-Muslim)

Istilah tarawih baru muncul belakangan ketika ia diidentikkan dengan shalat berjamaah yang punya jeda istirahat (tarwihah) setiap dua kali salam hingga genap 10 kali salam (20 rakaat). Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan asal nama tarawih ini sebagai berikut:

وَالتَّرَاوِيحُ جَمْعُ تَرْوِيحَةٍ وَهِيَ الْمَرَّةُ الْوَاحِدَةُ مِنَ الرَّاحَةِ كَتَسْلِيمَةٍ مِنَ السَّلَامِ سُمِّيَتِ الصَّلَاةُ فِي الْجَمَاعَةِ فِي لَيَالِي رَمَضَانَ التَّرَاوِيحَ لِأَنَّهُمْ أَوَّلَ مَا اجْتَمَعُوا عَلَيْهَا كَانُوا يَسْتَرِيحُونَ بَيْنَ كُلِّ تَسْلِيمَتَيْنِ (فتح الباري: ج٤ ص٢٥٠)


"Tarawih adalah jamak dari tarwihah yaitu istirahat satu kali, seperti kata taslimah berasal dari kata salam. Salat berjamaah di malam-malam bulan Ramadan disebut sebagai tarawih karena pada awal ia dilakukan berjamaah, para sahabat beristirahat di antara setiap dua kali salam."

Sudah maklum bahwa peristiwa awal shalat tarawih berjamaah terjadi di masa Khalifah Umar dengan imam tarawih Ubay bin Ka'b, sebagaimana dalam hadis berikut:

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدٍ القَارِيِّ، أَنَّهُ قَالَ: خَرَجْتُ مَعَ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، لَيْلَةً فِي رَمَضَانَ إِلَى المَسْجِدِ، فَإِذَا النَّاسُ أَوْزَاعٌ مُتَفَرِّقُونَ، يُصَلِّي الرَّجُلُ لِنَفْسِهِ، وَيُصَلِّي الرَّجُلُ فَيُصَلِّي بِصَلاَتِهِ الرَّهْطُ، فَقَالَ عُمَرُ: «إِنِّي أَرَى لَوْ جَمَعْتُ هَؤُلاَءِ عَلَى قَارِئٍ وَاحِدٍ، لَكَانَ أَمْثَلَ» ثُمَّ عَزَمَ، فَجَمَعَهُمْ عَلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ، ثُمَّ خَرَجْتُ مَعَهُ لَيْلَةً أُخْرَى، وَالنَّاسُ يُصَلُّونَ بِصَلاَةِ قَارِئِهِمْ، قَالَ عُمَرُ: «نِعْمَ البِدْعَةُ هَذِهِ، وَالَّتِي يَنَامُونَ عَنْهَا أَفْضَلُ مِنَ الَّتِي يَقُومُونَ» يُرِيدُ آخِرَ اللَّيْلِ وَكَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ أَوَّلَهُ

"dari 'Abdurrahman bin 'Abdul Qariy bahwa dia berkata; "Aku keluar bersama 'Umar bin Al Khaththob radliallahu 'anhu pada malam Ramadhan menuju masjid, ternyata orang-orang shalat berkelompok-kelompok secara terpisah-pisah, ada yang shalat sendiri dan ada seorang yang shalat diikuti oleh ma'mum yang jumlahnya kurang dari sepuluh orang. Maka 'Umar berkata: "Aku pikir seandainya mereka semuanya shalat berjama'ah dengan dipimpin satu orang imam, itu lebih baik". Kemudian Umar memantapkan keinginannya itu lalu mengumpulkan mereka dalam satu jama'ah yang dipimpin oleh Ubbay bin Ka'ab. Kemudian aku keluar lagi bersamanya pada malam yang lain dan ternyata orang-orang shalat dalam satu jama'ah dengan dipimpin seorang imam, lalu 'Umar berkata: "Sebaik-baiknya bid'ah adalah ini. Dan mereka yang tidur terlebih dahulu adalah lebih baik daripada yang shalat awal malam, yang ia maksudkan untuk mendirikan shalat di akhir malam, sedangkan orang-orang secara umum melakukan shalat pada awal malam." (HR. Bukhari).

Adalah sangat aneh bila kemudian ada "hadis" yang isinya menjelaskan fadhilah tarawih per hari, padahal istilah tarawih saja belum ada.

Belum lagi Nabi Muhammad sengaja berhenti shalat berjamaah qiyamul ramadhan karena khawatir diwajibkan. Dengan ini para ulama kemudian menyimpulkan bahwa kekhawatiran itu sudah tiada ketika Nabi wafat sebab syariat sudah putus saat itu sehingga tak ada masalah lagi bila dilakukan setiap hari sebulan penuh. Menjadi sangat aneh bila ternyata Nabi secara sharih mensyariatkan tarawih (berjamaah) setiap hari sewaktu beliau hidup sebab akan bertentangan dengan kekhawatiran beliau sendiri yang diriwayatkan dalam hadis sahih.

Keganjilan lain adalah fadhilah yang terlalu wow. Ini adalah salah satu ciri hadis bermasalah (lemah atau bahkan palsu). Misalnya, seperti pahala shalat di masjidil haram, seperti mengkhatamkan 4 kitab suci, bahkan diberi anugerah seperti ibadahnya para Nabi, seperti melakukan 1000 haji, dll. Wow sekali.

Ini keganjilan secara matan. Adapun keganjilan secara sanad, maka tak perlu dibahas sebab sanadnya saja tak ada. Sumber hadis fadhilah tarawih per hari adalah kitab Durrotun Nashihin yang kebiasaannya tak menyampaikan sanad.

Jadi, hadis fadhilah tarawih per hari itu sangat bermasalah, bahkan mempunyai ciri-ciri hadis palsu. Andai itu dloif saja, tentu kitab-kitab hadis muktabar akan memuatnya beserta sanadnya. Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari pernah ditanya soal shalat Rebo Wekasan, jawaban beliau adalah itu bukan syariat dan alasannya adalah والدليل على ذلك خلو الكتب المعتمدة عن ذكرها (tiadanya keterangan soal itu di kitab-kitab pedoman). Hal yang sama berlaku di kasus ini, sama-sama tidak ada keterangannya di kitab mu'tamad.

Namun, bukan berarti tak sunnah tarawih setiap hari. Kesunnahan tarawih setiap hari sudah disepakati semua ulama dari semua mazhab. Soal fadhilahnya, sudah sangat cukup berbagai fadhilah yang shahih yang salah satunya dikutip di atas. Masih ada fadhilah lain sebab ia masuk kategori shalat malam dan juga masuk kategori amal ramadhan tapi ini di luar bahasan kita. Semuanya sudah lebih dari cukup sebagai alasan untuk giat melakukan tarawih tiap malam ramadhan tanpa perlu memakai hadis yang bermasalah.

Sebagai akhir, dalam kasus Rebo Wekasan, Hadratus Syaikh pernah menukil pernyataan Syaikh Mulla Ali al-Qari berikut ini yang juga relevan dalam bahasan fadhilah tarawih per hari ini:

لا يجوز نقل الأحاديث النبوية والمسائل الفقهية والتفاسير القرآنية إلا من الكتب المداولة (المشهورة) لعدم الإعتماد على غيرها

"Tak boleh menukil hadis-hadis Nabi dan masalah fikih dan tafsir al-Qur’an  kecuali dari kitab yang populer sebab yang lain tak bisa dibuat pedoman".

Bila anda mengira bahwa ini tulisan Wahabi, maka anda salah. Ini tulisan Abdul Wahab Ahmad, orang NU. Wallahu a'lam

Semoga bermanfaat.

__________________________
Subscribe juga Channel Admin:
https://youtu.be/x8KpkDOfQoA

Comments

Postingan lainnya

Baju Pink Yang katanya di cari Netizen

 

Syekh fadhil cucu syekh abdul qodir

Nasihat Syekh fadhil Di PPSS. SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Blimbing Besuki Situbondo (10-12-2019) Syekh Fadhil cucu kanjeng Syekh Abdul Qodir Al Jailani dari beberapa isi Nasehatnya Adalah menekankan agar memperbanyak Sholawat kepada baginda Nabi sedikitnya sehari adalah 311 , dan juga beliau menyampaikan lengkapilah bacaan sholawat Sholawat kalian yaitu "Allahumma sholli wasallim" jangan hanya "Allahumma sholli Alaa Muhammad", karna dasarnya dalam Alqur'an memang demikian.  sedangkan dalam ceramah beliau ada yang merupakan nasihah't ada yg berupa perintah, salah satunya adalah beliau dawuh "Jadilan kalian orang orang yang jujur, jujur kepada Allah, jujur kepada makhluqnya, jujur kepada diri sendiri. Karna jujur menempati derajat kedua setelah kenabian. Jika kalian sudah jujur Insyaa Allah rizki lancar urusan menjadi mudah! sedangkan dusta setara dgn Syaiton yang sangat dilaknat oleh Allah"   Kesimpulannya adalah beliau mengajak me...

AL IS'AF ASSALAFY SUMENEP MADURA

RA JAZIL Ra Jazil Putra KH. HABIBULLAH RO'IS AL IS'AF ASSALAFY KALABAAN GULUK GULUK SUMENEP MADURA Di Madura Terdapat salah Satu Pondok Pesantren yang benat benar menerapkan Program Salaf atau bisa di katakan Jauh dari kata pendidikan Formal  Pondok Pesantren Ini Mengajarkan Keagamaan dengan Sangat meluas tanpa menghiraukan Kemajuan pendidikan secara Umum Pesantren Ini Bernama Al is'af Assalafy terletak di Kabupaten Sumenep, Kecamatan Guluk Guluk, Desa Guluk Guluk dusun kelabaan Didirikan Oleh KH. HABIBULLAH RO'IS yang merupakan Alumni Annuqoyah Guluk Guluk, BataBata, Lalu sidogiri Kini Pesantren tersebut di Teruskan oleh Putra beliau Yaitu KH. LATHFAN HABIBIE dan Salah satu adik beliau adalah Ra Jazil kiai mudah Yang terkenal Kealimannya Ra Jazil Ini di sebut sebut Sebagai Pewaris sari Ilmu abahnya (KH. HABULLAH ROIS) karna memang di luar nalar masyarakat dan santri sebelumnya Untuk Meyakini sekaligu mengetahui bagai mana kealiman beliau silahkan...

PENCAK DOR PROFESIONAL

 TIGER BAR GENGGONG | TARUNG BEBAS VIDEO SELENGKAPNYA

Artikel JURNAL KKN

  ARTIKEL ILMIAH PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PARTISIPASI DAN KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM ADMINISTRASI RKM DESA NGEPOH DUSUN LAJUK LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG UNTUK MEMENUHI TUGAS KKN PKM PENDEKATAN ABCD DISUSUN OLEH : 1.      Syaiful Rizal 2.      Syahrul Aminullah 3.      Mohammad Zainal Abidin 4.      Mohammad Haqiqi 5.      Muhammad Toubet 6.      Badrus Sholeh 7.      Abdus Sa’at 8.      Rudiyanto UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG KRAKSAAN-PROBOLINGGO TAHUN AKADEMIK 2021/2022 Partisipasi Dan Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Administrasi RKM Desa Ngepoh Dusun Lajuk Kecamatan Dringu, Probolinggo 1 Saifur Rizal, 2 Syahrul Aminullah, 3 Mohammad Zainal Abidin, 4 Mohammad Haqiqi, 5 Muhammad Toubet, 6 Badrus Sholeh, 7 Abdu...

HUT RI BUKAN 17 AGUSTUS!

MEMANG TIDAK SEBERAPA TAPI PERLU KITA TAU! Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Klik Link Brikut:   https://youtu.be/E2IduPtZ_zo SEJARAH TERBENTUKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI)   Ditandai dengan dibacakannya teks proklamasi oleh Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun proklamasi itu sendiri merupakan rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi terjadinya proklamasi tersebut. Bagaimana kronologis lahirnya atau terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia itu? Mari kita simak bersama rangkaian kronologis yang kami ulas secara singkat padat berikut ini. 29 April 1945  BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa Jepang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai  yang didirikan oleh pemerintah Jepang pada tanggal yang beranggotakan 63 orang. 06 Agustus 1945   Sebuah bom atom meledak di kota Hiroshima, Jepang. Pada saat itu, padahal Jepang sedang menjajah Indonesia, 07 Agustus 1945  BPUPKI kemudian berganti...

LAPORAN KKN UNZAH 2021

  LAPORAN KKN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PARTISIPASI DAN KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM ADMINISTRASI RUKUN KEMATIAN   (RKM) DESA NGEPOH DUSUN LAJUK   LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG UNTUK MEMENUHI TUGAS KKN PKM PENDEKATAN ABCD DISUSUN OLEH : 1.     Syaiful Rizal 2.     Syahrul Aminullah 3.     Mohammad Zainal Abidin 4.     Mohammad Haqiqi 5.     Muhammad Toubet 6.     Badrus Sholeh 7.     Abdus Sa’at 8.     Rudiyanto UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG KRAKSAAN-PROBOLINGGO TAHUN AKADEMIK 2021/2022 HALAMAN PENGESAHAN   1.       Judul PKM     : Partisipasi Dan Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Administrasi RKM Desa Ngepoh Dusun Lajuk 2.       Nama Mitra Program  ...
SUKSES dan HEBAT gara gara Jadi Maling  Bersama Guru IHKLASH sang TELADAN  Sekelompok anak muda menghadiri resepsi pernikahan. Salah seorang di antaranya melihat guru SMA-nya. Murid itu menyalami gurunya dengan penuh penghormatan, seraya berkata: "Masih ingat saya kan, pak guru?” Gurunya menjawab, “wah maaf, tidak tuh." Murid itu bertanya keheranan, "Masa sih, pak guru tidak ingat saya." "Saya kan... murid yang dulu  mencuri jam tangan punya  salah seorang teman di kelas." "Ketika anak yang kehilangan jam itu menangis, pak guru menyuruh kita untuk berdiri semua, karena akan dilakukan penggeledahan saku murid semuanya." "Saat itu saya berfikir, bahwa saya akan dipermalukan dihadapan para murid dan para guru, dan akan menjadi tumpahan ejekan dan hinaan, mereka akan memberikan gelar kepada saya: "pencuri" dan harga diri saya pasti akan hancur, selama hidup saya." "Bapak menyuruh kami berdir...

PROFIL SINGKAT PPSS SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra.

PROFIL AS SAQOLANI PROFIL   PONDOK PESANTREN SALAFIYYAH SYAFI’IYYAH  “ SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra.”  BLIMBING BESUKI SITUBONDO 1. Nama :   PONDOK PESANTREN SALAFIYYAH SYAFI’IYYAH  SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra. 2. Alamat :  Jln. Pesanggrahan Gang Pesantren Desa Blimbing   Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo Kode Pos 68356  Telp. ( 0338 ) 891193 3. Tahun didirikan :   17 Ramadlan 1430 H. / 9 September 2009 M. 4. Pendiri :   K. MOHAMMAD HASAN NAILUL ILMI 5. Sejarah Singkat :   Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra. Didirikan  oleh Kiai Mohammad Hasan Nailul Ilmi pada Tanggal 17 Ramadlan 1430 H.  Bertepatan dengan Tanggal 9 September 2009. Latar belakang pendirian Pondok  Pesantren ini berawal dari sebuah Majelis Dzikir Dan Istighotsah yang beliau dirikan  sejak tahun 2004 M. Tahun demi tahun berjalan, majelis dz...

SYAIR / PUISI ARAB TENTANG CINTA

Duel arabian puiasi cinta santri kocak! Sayang Gak ditonton 😁 https://youtu.be/r0WYefvQNnE