Skip to main content

Terbaru

Petani vs Penambang: Menakar Potensi dan Keberlanjutan Profesi

Ada anggapan yang berkembang bahwa menjadi penambang emas tradisional lebih menguntungkan dibandingkan menjadi petani, baik itu petani sawit, kopi, nilam, maupun komoditas lainnya. Namun, sejatinya setiap profesi sangat bergantung pada dua hal utama: sumber daya alam (SDA) yang tersedia dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mengelolanya. Dengan keterampilan yang memadai, insya Allah rezeki akan menyesuaikan — apapun profesinya. Saya pribadi adalah contoh dari seseorang yang menekuni lebih dari satu profesi: sebagai tenaga pengajar di sekolah swasta, petani, dan juga pedagang di waktu senggang. Semua peran ini saling melengkapi dan memperkaya pengalaman hidup saya. Jika kita bandingkan secara umum, profesi penambang emas memang bisa menjanjikan hasil besar dalam waktu relatif singkat, selama cadangan emas masih tersedia. Namun, dari sisi keberlanjutan, penambangan cenderung memiliki keterbatasan karena SDA yang tidak terbarukan serta risiko lingkungan dan sosial yang tinggi. Berbe...

LAPORAN KKN UNZAH 2021

 

LAPORAN KKN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PARTISIPASI DAN KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM

ADMINISTRASI RUKUN KEMATIAN  (RKM)

DESA NGEPOH DUSUN LAJUK


Logo Unzah

 

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG

UNTUK MEMENUHI TUGAS KKN PKM PENDEKATAN ABCD

DISUSUN OLEH :

1.    Syaiful Rizal

2.    Syahrul Aminullah

3.    Mohammad Zainal Abidin

4.    Mohammad Haqiqi

5.    Muhammad Toubet

6.    Badrus Sholeh

7.    Abdus Sa’at

8.    Rudiyanto

UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG

KRAKSAAN-PROBOLINGGO

TAHUN AKADEMIK 2021/2022


HALAMAN PENGESAHAN

 

1.      Judul PKM    : Partisipasi Dan Kontribusi Mahasiswa KKN dalam

Administrasi RKM Desa Ngepoh Dusun Lajuk

2.      Nama Mitra Program        :  Desa Ngepoh, Dusun Lajuk, Kab.Probolinggo

3.      Pengusul                 :

a.    Nama            : Syaiful Rizal

b.    Program Studi   : Fakultas Syari’ah

4.      Lokasi Kegiatan          

a.    Wilayah           : Desa Ngepoh Kecamatan Dringu

b.    Kabupaten            : Probolinggo

c.     Provinsi           : Jawa Timur

5.      Luaran yang dihasilkan : Partisipasi dan Kontribusi Mahasiswa KKN  dalam Administrasi RKM Desa Ngepoh Dusun Lajuk

6.      Jangka waktu pelaksanaan : 1 Bulan (30 Hari)

7.      Biaya Total

a.    Institusi           : Rp. 650.000

b.    Sumber lain           : -

 

 

Mengetahui                                          Dringu, 31 Agustus 2021

Dosen Pembimbing Lapangan                                    Pengusul

(DPL)

 

         

        (Terza Travelancya DP.M Pd)                                       (Syaiful Rizal)            NIDN. 2111048703                                            NPM. 2018410533

 

Menyetujui,

Ketua KKN

 

                   

 (Zahida I’Tisoma Billah, M.E)

                                NIDN. 2118029203


KATA PENGANTAR

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Asset Based Community Development (ADCD) Universitas Islam Zainul Hasan Genggong tahun 2021 ini hingga penyusunan laporan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu yang telah ditentukan. Sholawat serta salampun kami hanturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya, yang telah memberikan tauladan baik sehingga akal dan fikiran penyusun mampu menyelesaikan Lapora Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, semoga kita termasuk ummatnya yang kelak mendapatkan syafa’at dalam menuntut ilmu.

Dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan dan penyusunan laporan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) diantaranya :

1.    Dr. Abd. Aziz, M.Ag. selaku Rektor Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Kraksaan Probolinggo.

2.    Ibu Zahida I’tisoma Billah, M.E selaku Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Kraksaan Probolinggo.

3.    Ibu Terza Travelancya D.P M. Pd selaku DPL.

4.    Masyarakat Dusun Lajuk Desa Ngepoh Kecamatan Dringu yang juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

5.    Serta pihak-pihak lain yang telah membantu dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) hingga tersusunnya laporan ini.

Laporan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, kami susun berdasarkan apa yang telah kami jalankan selama melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dusun Lajuk Desa Ngepoh Kecamatan Dringu yang dilaksanakan selama 25 hari yaitu, mulai tanggal 5 Agustus hingga 31 Agustus 2021.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu darma pendidikan dan pengajaran yang telah dilaksanakan pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal tersebut merupakan salah satu syarat yang harus di tempuh mahasiswa dalam menempuh program pendidikan S1, yang telah ditetapkan oleh pihak akademik. Dengan demikian adanya mahasiswa wajib melaksanakan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan menyusun laporan hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan . kegiatan yang sudah diprogramkan dapat dilaksanakan dengan baik atas kerjasama dari berbagai pihak, terutama tokoh ulama` dan masyarakat Dusun Lajuk Desa Ngepoh Kecamatan Dringu.

Dalam penyusunan laporan ini, kami menyadari masih banyak kekurangan baik dari segi susunan serta dan penyusunan laporan ini, karenanya saran dan kritik yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan ini sangat kami harapkan.

Akhirnya, laporan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya dan juga bermanfaat bagi penyusun pada khususnya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

 

Dringu, 31 Agustus 2021

                                                                         

       Penyusun



BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Makhluk hidup diciptakan untuk bersimpuh kepada-Nya baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Semua makhluk hidup di dunia ini akan kembali kepada-Nya untuk mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan semasa di dunia, sebab dunia ini hanyalah sementara sedangkan akhirat adalah tempat dimana kita akan tinggal untuk selama-lamanya. Tetapi sebelum memasuki fase tersebut, kita dipertemukan dengan kematian. Sebab mahluk yang bernyawa pasti akan bertemu dengan kematian dan tibanya kematian seseorang tidak memandang siapapun dan dimanapun bahkan semua makhluk Allah tanpa terkecuali akan menghadap sang Ilahi tepat pada waktunya. Ada banyak firman Allah yang menjelaskan tentang kematian, dan salah satunya diantaranya dalam QS. An-Nissa: 78, yang artinya:

 “Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu didalam benteng yang tinggi lagi kokoh’’

Ayat tersebut menjelaskan bahwa dimana saja kita berada, sekalipun kita bersembunyi dalam benteng yang kokoh, dalam peti emas maupun di tempat yang manusia tidak bisa mengetahuinya, pasti kematian akan menemuinya.

Indonesia merupakan negara penduduk yang mayoritas beragama Islam. Islam merupakan agama yang lengkap dan universal, karena segala kehidupan manusia diatur dalam syariat Islam. Diantaranya adalah aspek ketuhanan, etika, akhlak, ibadah maupun muamalah. Semasa hidup, manusia mempunyai aturan-aturan tertentu yang harus diketahui dan dilaksanakan, salah satunya ialah penyelenggaraan jenazah. Hukum prosesi ini fardhu kifayah dan merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam. Kegiatan yang wajib dalam penyelenggaraan terkait dengan jenazah, memandikan, mengkafani, menshalatkan, dan menguburkan serta tahlilan tentu membutuhkan persiapan dll, dan disini kami juga membahas tentang aset didasarkan pada paradigma dasar bahwa alam semesta diciptakan oleh Tuhan sebagai amanah (Kepercayaan Ilahi) dan sarana kebahagiaan hidup bagi seluruh umat manusia untuk mencapai kesejahteraan hakiki secara material dan spiritual (Al-Falah). Substansinya adalah bahwa setiap aktivitas umat manusia memiliki akuntabilitas dan nilai illahiah yang menempatkan perangkat syariah dan ahlak sebagai parameter baik dan buruk, benar dan salahnya aktivitas usaha. Dengan cara ini, akan terbentuk integritas yang akhirnya akan membentuk karakter tata kelola yang baik dan disiplin pasar  yang baik.

Pembentukan rukun kematian dilatar belakangi adanya kepentingan yang sama dari para anggota masyarakat atau bukan karena adanya kesulitan yang mereka hadapi berkenaan dengan musibah kematian, meliputi pengurusan jenazah, memandikan, men-shalatkan, dan memakamkan dalam penelitian kita memaparkan bahwa rukun kematian adalah kelompok yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat sekitar, yang selalu dibutuhkan pada saat terjadi musibah kematian. Dengan demikian rukun kematian merupakan suatu bentuk asosiasional ikatan kewargaan yang dapat disebut sebagai kearifan lokal. Dan Organisasi sosial “rukun duka” dapat memberikan kemudahan terkait penyelenggaraan jenazah kepada keluarga yang berduka. Kerukunan umat beragama Islam merupakan pilar penting dari kerukunan nasional. Sebab kerukunan nasional dapat tercipta apabila hubungan antar kelompok masyarakat terjalin secara harmonis. Oleh karena itu perlu upaya menciptakan hubungan yang harmonis dan pemeliharaan kondisi yang rukun di kalangan umat beragama secara terus menerus, baik oleh pemerintah maupun berbagai komunitas dan kelompok dalam masyarakat. Upaya demikian sangat diperlukan karena kelompok-kelompok sosial (sebagai kearifan lokal dan modal sosial) dalam masyarakat memiliki kedudukan dan peran yang sangat sentral dalam mewujudkan kondisi di atas.

2. Tujuan                        

Tujuan penelitian ini adalah untuk membenahi Administrasi dan struktur yang ada di Desa Ngepoh Dusun Lajuk.

3. Alasan Memilih Dampingan

ada beberapa alasan utama kami memilih pendampingan organisasi RKM, diantaranya yaitu ;

1.    Kurangnya pemahaman SDM organisasi RKM. Dipilihnya pendampingan RKM ini merupakan salah satu upaya Mahasiswa KKN  untuk meningkatkan pengetahuan SDM dalam pemenuhan tugas dan tanggung jawab organisasi RKM.

2.    Dengan terbentuknya Stuktrur organisasi agar tidak terjadi lagi adanya rangkap jabatan dalam organisasi RKM ini. Mengingat bahwa masih banyaknya SDM yang tersedia dan mampu untuk menempati jabatan yang ada.

4. Output pendampingan yang diharapkan

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi, terutama secara teori dan praktis. Berdasarkan tujuan penelitian diatas, maka kontribusi penelitian ini adalah :

 1. Manfaat Secara teori,

 Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu Adminitrasi khususnya akuntansi manajemen dalam organisasi sosial. Disamping itu hasil penelitian ini diharapkan pula dapat menjadi referensi untuk penelitian sejenis di masa yang akan datang.

 

 

 

2. Manfaat Secara praktis,

 Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan acuan kepada pengelola organisasi sosial rukun duka Desa Ngepoh Dusun Lajuk dalam penerapan konsep penganggaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

METODE PENDAMPINGAN

 

A. Metode Pendampingan

         Dalam sebuah pendampingan yang akan dilakukan peneliti, disini peneliti menggunakan metode dalam cara kerja PAR (Participatory Action Research). Pada dasarnya, PAR merupakan penelitian yang melibatkan secara aktif semua pihak-pihak stakeholders dalam mengkaji tindakan yang sedang berlangsung dalam rangka melakukan perubahan ke arah yang lebih baik dan landasan utamanya merupakan gagasan dari rakyat. PAR memiliki tiga kata yang selalu berhubungan satu sama lain, yaitu partisipasi, riset, dan aksi. Cara kerja PAR dirancang menjadi daur gerakan sosial, yaitu:

 1. Pemetaan Awal

         Pemetaan awal digunakan sebagai alat untuk memahami sebuah komunitas, sehingga Kami akan mudah memahami realitas problem dan relasi sosial yang terjadi. Dengan cara demikian akan memudahkan untuk masuk ke dalam komunitas baik melalui Kunci masyarakat maupun komunitas akar rumput yang sudah terbangun. Kami akan melakukan pemetaan secara umum daerah yang akan diteliti, menentukan informan, dengan demikian kami akan mengetahui keadaan umum daerah.

 2. Membangun Hubungan Kemanusiaan

         Melakukan sebuah inkulturasi dan membangun kepercayaan (Trust building) dengan masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang setara dan saling mendukung. Peneliti dan masyarakat bisa menyatu menjadi sebuah simbiosis mutualisme untuk melakukan riset, belajar memahami masalahnya, dan memecahkan persoalanya secara bersama-sama (Partiisipatif).

 

 

3. Penentuan Agenda Riset Untuk Perubahan Sosial

         Peneliti bersama komunitas mengagendakan program riset melalui teknik Participatory Rural Aprasial (PRA) untuk memahami persoalan masyarakat yang selanjutnya menjadi alat perubahan sosial.

 4. Pemetaan Partisipatif (Participatory Mapping)

        Bersama masyarakat melakukan pemetaan wilayah, maupun persoalan yang dialami masyarakat.

5. Merumuskan Masalah Kemanusiaan

        Komunitas merumuskan masalah yang mendasar dalam hidup kemanusiaan yang dialaminya. Mulai dari masalah yang berkaitan dengan pangan, papan, sandang, MCK, dan akses.

6. Menyusun Strategi Gerakan

        Komunitas menyusun strategi gerakan untuk memecahkan problem kemanusiaan yang telah ter-jerumuskan. Menentukan langkah sistematik, menentukan pihak yang terlibat (stakeholder), dan merumuskan kemungkinan keberhasilan dan kegagalan program dan kesulitan dalam melaksanakan program.

 7. Pengorganisasian Masyarakat

        Komunitas didampingi peneliti membangun kelompok kerja, maupun lembagalembaga masyarakat yang bergerak dalam memecahkan problem sosial.

8. Melancarkan Aksi Perubahan

        Aksi memecahkan problem dilakukan secara partisipatif. Program pemecahan persoalan kemanusiaan bukan hanya sekedar melakukan program tapi juga ada perubahan yang baik, setelah terjadi pendampingan.

 9. Membangun Pusat-pusat Belajar Masyarakat

        Pusat belajar dibangun atas dasar kebutuhan kelompok-kelompok komunitas yang bergerak melakukan aksi perubahan. Pusat belajaar merupakan media komunikasi, riset, diskusi, dan segala aspek untuk merencanakan, mengorganisir, dan memecahkan problem sosial. Hal ini karena terbangunnya pusat-pusat belajar merupakan salah satu bukti munculnya pranata baru sebagai awal perubahan dalam komunitas masyarakat.

 10. Refleksi (Teorisasi Perubahan Sosial)

        Peneliti bersama dengan komunitas merumuskan teorisasi perubahan sosial. Berdasarkan atas hasil riset,proses pembelajaran masyarakat, dan program-program aksi yang sudah terlaksana, penelitidan komunitas merefleksikansemua proses dan hasil yang diperolehnya (dari awal sampai akhir).

 11. Meluaskan Skala Gerakan dan Dukungan

         Keberhasilan program PAR tidak hanya diukurndari hasil kegiatan selama proses, tetapi juga diukur dari tingkat keberlanjutan sebuah program (Sustainibility) yang sudah berjalan dan munculnya perorganisir-perorganisir serta pemimpin lokal yang melanjutkan program untuk aksi perubahan. Oleh sebab itu bersama komunitas peneliti memperluas skala gerakan dan kegiatan.

B. Strategi Yang Digunakan

        Hal ini untuk mengetahui, menganalisis, dan mengevaluasi hambatan dan kesempatan melalui multi-disiplin dan keahlian untuk menyusun informasi dan pengambilan keputusan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Teknik kerja PRA diantaranya.

1. Senantiasa belajar secara langsung dari masyarakat, dan bukannya mengajari mereka.

2. Senantiasa bersikap luwes dalam menggunakan metode, mampu mengembangkan metode, menciptakan dan memanfaatkan situasi, dan selalu membandingkan atau

berusaha memahami informasi yang diperoleh, serta dapat menyesuaikannya dengan proses belajar yang tengah dihadapi.

3. Melakukan komunikasi multi arah, yaitu menggunakan beberapa metode responden/kelompok diskusi dan peneliti yang berbeda untuk memperoleh informasi yang paling tepat

4. Menggunakan sumber daya yang tesedia, untuk mendapatkan informasi yang benar.

5. Senantiasa berusaha mendapatkan informasi yang bervariasi. 6. Menjadi fasilitator pada kegiatan-kegiatan dskusi bersama masyarakat, dan bukan bersikap menggurui dan menghakimi.

7. Berusaha memperbaiki diri, terutama dalam sikap tingkah laku dan pengetahuan.

8. Berbagi gagasan, informasi dan pengalaman dengan masyarakat dan dengan pihak-pihak pelaksanaan program lainnya.

C. Langkah-langkah Dalam Pendampingan

         Adapun untuk melakukan proses riset pendampingan dengan menggunakan metode PAR perlu adanya strategi pendampingan yang harus dilakukan. Strategi pendampingan ini merupakan proses yang dilakukan sebagai pendekatan sehingga proses riset, pembelajaran dan pemecahan teknis dari problem sosial komunitas dapat dilakukan secara terencana, terprogram dan terlaksana bersama masyarakat. Berikut adalah susunan strategi pendampingan saat di lapangan.

a. Mengetahui Kondisi Real Komunitas

        Hal yang dilakukan pada tahap ini adalah proses inkulturasi, yaitu membaur dengan masyarakat untuk membangun kepercayaan. Membaur dalam hal ini bukan sekedar berkumpul dengan mereka, akan tetapi membaur untuk  menyepakati proses bersama dengan membentuk kelompok.

b. Memahami Problem Komunitas

        Pada strategi ini, peneliti akan mengamati dan mengidentifikasi realita yang terjadi pada masyarakat, dengan melihat keluhan-keluhan yang datang dari masyarakat. Peneliti juga akan mendiskusikan pada masyarakat untuk menemukan fokus masalah.

 c. Merencanakan Pemecahan Masalah Komunitas

        Tahap Merencanakan pemecahan masalah komunitas merupakan tahap yang dilakukan untuk merencanakan aksi pemecahan masalah. Tahap ini sangat ditentukan oleh proses sebelumnya dalam merumuskan masalah, sebab pemecahan masalah harus didasarkan atas rumusan masalah yang terjadi.

d. Melakukan Program Aksi

         Setelah melalui tahap Perencanaan pemecahan masalah komunitas yang merencanakan aksi dalam memecahkan masalah, dalam tahap ini Melakukan program aksi yaitu melakukan aksi program sebagai pemecahan problem social. Tentu saja pilihan program praktis harus sesuai dengan hasil analisis problem sosialnya dan perencanaan strategis yang telah disusun. Serta dengan memperhatikan potensi sumber daya yang dimiliki. Sehingga pelaksanaan program tidak memberatkan komunitas, tetapi justru menciptakan kondisi yang terbagun dalam kesatuan yang saling gotong royong sebagai tradisi yang sudah dimiliki oleh masyarakat selama ini.

 e. To Reflection (Penyadaran)

         Setelah melewati 4 tahap, yang terakhir adalah melakukan refleksi atas hasil proses dalam pendampingan di lapangan. Refleksi ini bukan hanya untuk peneliti (KKN) dilakukan bersama masyarakat, sehingga terbangun pembelajaran untuk mengkritisi kembali hal-hal yang pernah dilakukan dan pelajaran apa yang bisa diambil untuk menapak kedepan. Dengan demikian dibangunlah sebuah komitmen untuk melanjutkan program untuk menapak perubahan sehingga tidak terjadi keterputusan. Dari sini akan muncul pengetahuan baru dan komitmen baru antara peneliti (KKN) dan masyarakat, sehingga apa yang dilakukan selama ini bermakna bagi semua.

 

 

d. Pemilihan Subjek Dampingan

        Kegitan ini mengambil subjek dampingan berupa RKM di Dusun Lajuk Desa Ngepoh.  Keadaan yang terjadi di masyarakat secara tidak langsung berdampak pada kinerja dan tanggung jawab pada truktur organisasi RKM, sehingga mengakibatkan terjadinya rangkap jabatan. 


 

BAB III

HASIL DAMPAK PERUBAHAN

A. Dampak perubahan

  Berdasarkan hasil pelaksanaan program kerja yang telah dipaparkan diatas, bahwa sebagian besar dari rencana program kerja yang komunitas KKN rencanakan dapat terlaksana dengan baik. Hal ini dilaksanakan sesuai dengan kemampuan peserta KKN dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selama waktu Dua puluh lima hari, peserta KKN UNZAH telah melakukan observasi untuk dapat mengidentifikasi permasalahan yang ada di Desa Ngepoh Dusun Lajuk. Pelaksanaan-pelaksanaan program yang direncanakan tidak dapat berjalan dengan lancar terutama pada minggu-minggu awal, karena pada saat itu peserta KKN UNZAH masih dalam tahap adaptasi dan sosialisasi. Terlebih lagi sebagian besar tenaga, pikiran dan waktu terfokus pada usaha penggalian aset desa.

Memasuki Minggu kedua peserta KKN UNZAH sudah mulai menjalankan program, baik dalam bidang fisik maupun non fisik, namun dalam menjalankan program tidak semudah membalikkan telapak tangan karena disitu komunitas KKN masih harus memikirkan keadaan sosial masyarakat, tetapi komunitas KKN UNZAH sangat bersyukur karena dengan adanya rintangan-rintangan tersebut komunitas KKN bisa menambah wawasan dalam hal ketika mau berbuat masih memerlukan analisa sosial terlebih dahulu.

Sehingga dalam minggu kedua ini, komunitas KKN UNZAH menemukan topik pembahasan aset desa yakni tentang RKM yang ada di Desa Ngepoh Dusun Lajuk.

1. Kondisi Yang Ada Di Masyarakat

        Pada tahun 2013 RKM yang ada di Desa Ngepoh Dusun Lajuk dibentuk oleh masyarakat sekitar,dengan tujuan mempermudah dan meringankan masyarakat dalam urusan kematian. Pada awalnya sebelum terbentuknya RKM masyarakat lajuk saat adanya kematian pihak keluarga masih kebingungan dalam hal perlengkapan jenazah dll. Sehingga masyarakat dusun lajuk mempunyai inisiatif untuk membentuk RKM, kemudian masyarakat sekitar bermusyawarah untuk memilih ketua organisasi agar mempermudah dalam hal pengelolaan RKM.

        Seiring berjalannya waktu terjadi kemajuan dalam organisasi RKM yang juga di ikuti dengan adanya permasalahan  pro dan kontra dalam masyarakat sehingga terjadi ketidak stabilan berjalannya organisasi. Dalam hal ini masyarakat hanya melakukan kritisi terhadap organisasi RKM tanpa adanya tindakan yang jelas, sehingga terjadilah rangkap jabatan pada ketua RKM yang sekaligus menjabat sekertaris dan bendahara di dalam structural RKM tersebut.

2. Kondisi Yang Diharapkan

        Dari penjabaran masalah aset desa yang KKN UNZAH pilih, kami melakukan analisa dan diskusi bersama untuk memecahkan masalah yang ada.

Berdasarkan ilmu yang sudah diterima selama perkuliahan kami memperoleh beberapa poin jalan keluar dari permasalahan yang ada.

        Untuk menindak lanjuti permasalahan yang ada kami melakukan diskusi bersama masyarakat setempat untuk memberikan hasil diskusi yang sudah kami lakukan yakni beberapa poin-poin usulan.

Usulan-usulan :      

1)    Membentuk stuktur organisasi RKM

2)    Membenahi adminitrasi RKM

Adapun beberapa capaian program-program yang sudah di jalankan adalah sebagai berikut :

 NO

             PROGRAM

               PENCAPAIAN

  1

Bersih-bersih Masjid

Kegiatan bersih-bersih masjid biasanya dilakukan oleh takmir masjid AL-Munauwaroh setiap sore hari pukul 15.30-16.30 WIB, namun terkadang takmir masjid ada kendala untuk membersikannya, semenjak adanya KKN UNZAH, kami ikut serta atau membantu untuk membersihkan halaman dan masjid Al-Munawwaah secara rutin.

  2

Pembacaan Burdah Keliling

Pada tahun sebelumnya, desa ngepoh dusun lajuk merencanakan pembacaan burdah keliling bersama masyasakat, namun rencena tersebut tidak kunjung terlaksana. Kemudian Mahasiswa KKN bermusyawarah dengan takmir dan masyarakat setempat untuk menggelar ketiagatan tersebut, Alhamdulillah pada tahun ini terealisasikan dengan baik.

  3

10 muharrom dan santunan anak yatim

Masjid Al-Munawwarah setiap tahunnya rutin menggelar acara 10 muharrom dan santunan anak yatim, pada acara sebelum nya pemberian uang dilakukan dengan menghimpundana darimasyarakat, kemudian kami KKN UNZAH merubah sedikit yaitu, setiap masyarakat memberikan langsung ke pada anak yatim agar dapat merasakan kebagiaan.

 

  4

Lomba 17 Agustus-An

Dalam rangka HUT-17 Agustus peserta KKN mengadakan lomba besar-besaran dalam bentuk memeriahkan hari kemerdeka-an. Dan acara trsebut di bantu oleh pemuda LA

Dan Alhamdulillah acara pun berjalan dengan lancar.

  5

Khotmail Qur`an

Selama Peserta KKN UNZAH  berada di masjid, di setiap paginya selalu menebarkan syariat islam dengan cara darusan Al-Quran. Alhamdulillah hal tersbut di apresiasi oleh masyarakat setempat dengan sangat baik.

  6

Senam Pagi Bersama Ibu-ibu PKH

Senam pagi memang sudah biasa dilakukan oleh Ibu-ibu PKH setiap hari Minggu jam 07:00 – 08:30 WIB, komunitas KKN hanya ikut serta dan membantu memeriahkan senam tersebut

7

Kerja bakti

Pada saat peserta KKN UNZAH tiba di lokasi waktu itu tanggal 05 Agustus 2021 setelah memohon izin, komunitas KKN diantar ke tempat penginapan, namun penginapan yang disediakan oleh takmir kelihatannya sangat tidak enak dipandang oleh karena itu komunitas KKN langsung bekerja bakti di tempat penginapan tersebut dan dibantu oleh pemuda. hal tersebut biasa dilakukan setiap hari jum’at jam 08:00 - 10:00 WIB.

 

 

 

 

8

Yasinan

Kegiatan yasinan dilakukan oleh muslimin setiap malam jumaat. Kominitas KKN UNZAH ikut serta dalam kegiatan tersebut dan memberikan tausiah kepada masyarakat setempat dengan cara sering dan tukar pendapat masalah keagamaan.

9

Muslimatan

Kegiatan muslimatan dilakukan oleh warga setempat setiap satu bulan dua kali. Dalam hal ini KKN UNZAH di undang untuk menghadiri acara tersbut untuk memberikan sedikit tausiah mengenai masalah keagamaan.

10

Safinatun Najah

Kegiatan ini adalah kajian kitab mengenai keimanan yang diterapkan kepada pemuda-pemudi yang ada di disusun lajuk, pendekatan kami komunitas KKN UNZAH melalui cara ikut serta kegiatan rutinan yangdi adakan oleh pemuda setempat.

 

11

Khutbah dan khatib

Pada hari jumaat kami kominitas KKN UNZAH mendapatkan pembagian untuk mengisi khatbah dan khatib di masjid Al-Munawwarah. Alhamdulillah dari beberapa kami dapat mengisi kegiatan tersebut.

12

Cat balai desa

Pada hari jumaat 27 agustus 2021, Mahasiswa KKN merenovasi kantor Desa dengan mengecet ulang kantor desa tersebut

 

B. Diskusi Keilmuan (kajian teori)

       Setelah peneliti melihat secara langsung tetang RKM, proses pengurusan jenazah dapat dikemukakan bahwa :

a.    Jika salah seorang anggota keluarga meninggal dunia maka keluarga yang bersangkutan menyelenggarakan serangkaian upacara kematian. Rangkaian upacara tersebut terdiri atas upacara pemakaman (penguburan) dan upacara baaruah. Upacara pemakaman meliputi lima macam upacara, yaitu menjaga mayat, memandikan mayat, mengkafankan mayat, mensolati mayat, dan penguburan/pemakaman mayat. Upacara baaruah adalah upacara peringatan hari kematian yang terdiri atas upacara peringatan pada hari pertama, kedua, ketiga, ketujuh, ke dua puluh lima, ke empat puluh, keseratus dan setahun meninggalnya almarhum. Pada upacara peringatan kematian tersebut di bacakan tahlil, Al-Qur’an, khusus surat yasin dan berdoa keselamatan. Dan upacara ini dipimpin oleh tokoh agama.

b.    Proses Pengurusan jenazah adalah rangkaian tindakan, pembuatan, atau pengolahan. Pengurusan jenazah adalah perkara mengurusi jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan jenazah. Muslim adalah penganut agama islam dimana muslim adalah penganut ajaran agama islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk berpedoman pada kitab suci Al-Qur’an, yang diturunkan kedunia melalui wahyu Allah swt.

c.     Maksud dari proses pengurusan jenazah di Desa Ngepoh Dusun Lajuk perspektif islam adalah sebuah proses pengurusan jenazah beragama islam mulai dari menunggu orang yang sakaratul maut sampai penguburannya dipandang dari sudut ajaran agama islam.

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

A.   Kesimpulan

   Hidup dalam suatu lingkup masyarakat sosial memang harus memerlukan adanya kerja sama / saling membantu satu sama lain. Dan hal tersebut harus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat agar dapat menjalin hubungan sosialisasi dengan baik, terciptanya lingkungan yang tentram, demi kesejahteraan bersama. Kematian tidaklah inklusif akan tetapi milik dan terjadi pada semua orang tanpa kecuali. Mengingat perkembangan dinamika masyarakat saat ini, salah satunya di desa. maka dipandang perlu dibentuk rukun kematian dengan harapan adanya rukun kematian dapat membantu meringankan beban bagi keluarga duka sehingga proses pengurusan jenazah dan pemakaman serta administrasi yang dibutuhkan dapat berjalan dengan lancar. Keberadaan rukun kematian dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya dalam memahami hakikat musibah kematian, meningkatkan kesiapan diri dan keluarga dalam menghadapi musibah kematian, memahami adab dalam menghadapi musibah kematian, memahami kewajiban kita terhadap jenazah, dan memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan agama.

B.   Saran

   Demikian saran yang dapat disampaikan, dengan harapan semoga saran-saran tersebut dapat dilaksanakan dalam upaya perbaikan bagi seluruh pihak. Sebagai penutup, penulis menyadari bahwa laporan ini masih sangat jauh dari kata sempurna karena masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, namun penulis berharap semoga laporan ini mempunyai manfaat yang besar bai siapapun yang berkepentingan dengan laporan ini, sehingga menjadikan sarana bagi penulis untuk mendapatkan hidup yang bermakna.

 

Lampiran Dokumentasi Kegiatan

 

(05/08/2021) Semua peserta KKN dan Pemuda Lajuk bersih – bersih di  Depan Masjid Al-Munawaroh Desa Ngepoh Dusun Lajuk

(09/08/2021) Semua peserta KKN dan Pemuda Lajuk bersih – bersih di  Desa Ngepoh Dusun Lajuk

 

(11/08/2021) Pembacaan Burdah keliling pada Malam 1 Muharrom yang diikuti oleh peserta KKN, Pemuda Lajuk, dan Masyarat Desa Ngepoh Dusun Lajuk

 

 

(18/08/2021) ) Santunan Anak Yatim yang dilaksanakan Pada Malam 10 Muharram oleh Peserta KKN dan masyrakat Desa Ngepoh Dusun Lajuk

(20/08/2021) Senam Pagi yang diikuti oleh Peserta KKN dan Ibu – ibu PKK di Balai Desa Ngepoh

 

(21/08/2021) Kegiatan lomba – lomba yang diikuti oleh anak – anak untuk memeriahkan HUT RI ke – 76

 

(23/08/2021) Malam puncak untuk memeriahkan HUT RI ke-76

 

 

Peserta KKN melakukan pembacaan Khotmil Al-qur’an yang dilakukan setiap pagi

 

Peserta KKN ikut serta dalam kegiatan Yasinan bersama Warga Dusun Lajuk

 

 

 

Peserta KKN melakukan Khutbah di Masjid yang dilaksanakan setiap hari Jum’at

 

Peserta KKN ikut serta dalam acara muslimatan yang dilakukan di Masjid Al-Munawaroh Desa Ngepoh Dusun Lajuk

 

 

Peserta KKN ikut serta dalam kegiatan safinatun najah

 

Peserta KKN melakukan kegiatan Cat di  Balai Desa Ngepoh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

Comments

Postingan lainnya

Baju Pink Yang katanya di cari Netizen

 

Syekh fadhil cucu syekh abdul qodir

Nasihat Syekh fadhil Di PPSS. SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Blimbing Besuki Situbondo (10-12-2019) Syekh Fadhil cucu kanjeng Syekh Abdul Qodir Al Jailani dari beberapa isi Nasehatnya Adalah menekankan agar memperbanyak Sholawat kepada baginda Nabi sedikitnya sehari adalah 311 , dan juga beliau menyampaikan lengkapilah bacaan sholawat Sholawat kalian yaitu "Allahumma sholli wasallim" jangan hanya "Allahumma sholli Alaa Muhammad", karna dasarnya dalam Alqur'an memang demikian.  sedangkan dalam ceramah beliau ada yang merupakan nasihah't ada yg berupa perintah, salah satunya adalah beliau dawuh "Jadilan kalian orang orang yang jujur, jujur kepada Allah, jujur kepada makhluqnya, jujur kepada diri sendiri. Karna jujur menempati derajat kedua setelah kenabian. Jika kalian sudah jujur Insyaa Allah rizki lancar urusan menjadi mudah! sedangkan dusta setara dgn Syaiton yang sangat dilaknat oleh Allah"   Kesimpulannya adalah beliau mengajak me...

AL IS'AF ASSALAFY SUMENEP MADURA

RA JAZIL Ra Jazil Putra KH. HABIBULLAH RO'IS AL IS'AF ASSALAFY KALABAAN GULUK GULUK SUMENEP MADURA Di Madura Terdapat salah Satu Pondok Pesantren yang benat benar menerapkan Program Salaf atau bisa di katakan Jauh dari kata pendidikan Formal  Pondok Pesantren Ini Mengajarkan Keagamaan dengan Sangat meluas tanpa menghiraukan Kemajuan pendidikan secara Umum Pesantren Ini Bernama Al is'af Assalafy terletak di Kabupaten Sumenep, Kecamatan Guluk Guluk, Desa Guluk Guluk dusun kelabaan Didirikan Oleh KH. HABIBULLAH RO'IS yang merupakan Alumni Annuqoyah Guluk Guluk, BataBata, Lalu sidogiri Kini Pesantren tersebut di Teruskan oleh Putra beliau Yaitu KH. LATHFAN HABIBIE dan Salah satu adik beliau adalah Ra Jazil kiai mudah Yang terkenal Kealimannya Ra Jazil Ini di sebut sebut Sebagai Pewaris sari Ilmu abahnya (KH. HABULLAH ROIS) karna memang di luar nalar masyarakat dan santri sebelumnya Untuk Meyakini sekaligu mengetahui bagai mana kealiman beliau silahkan...

PENCAK DOR PROFESIONAL

 TIGER BAR GENGGONG | TARUNG BEBAS VIDEO SELENGKAPNYA

Artikel JURNAL KKN

  ARTIKEL ILMIAH PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PARTISIPASI DAN KONTRIBUSI MAHASISWA KKN DALAM ADMINISTRASI RKM DESA NGEPOH DUSUN LAJUK LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG UNTUK MEMENUHI TUGAS KKN PKM PENDEKATAN ABCD DISUSUN OLEH : 1.      Syaiful Rizal 2.      Syahrul Aminullah 3.      Mohammad Zainal Abidin 4.      Mohammad Haqiqi 5.      Muhammad Toubet 6.      Badrus Sholeh 7.      Abdus Sa’at 8.      Rudiyanto UNIVERSITAS ISLAM ZAINUL HASAN GENGGONG KRAKSAAN-PROBOLINGGO TAHUN AKADEMIK 2021/2022 Partisipasi Dan Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Administrasi RKM Desa Ngepoh Dusun Lajuk Kecamatan Dringu, Probolinggo 1 Saifur Rizal, 2 Syahrul Aminullah, 3 Mohammad Zainal Abidin, 4 Mohammad Haqiqi, 5 Muhammad Toubet, 6 Badrus Sholeh, 7 Abdu...

HUT RI BUKAN 17 AGUSTUS!

MEMANG TIDAK SEBERAPA TAPI PERLU KITA TAU! Untuk Lebih Lengkapnya Silahkan Klik Link Brikut:   https://youtu.be/E2IduPtZ_zo SEJARAH TERBENTUKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI)   Ditandai dengan dibacakannya teks proklamasi oleh Ir. Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun proklamasi itu sendiri merupakan rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi terjadinya proklamasi tersebut. Bagaimana kronologis lahirnya atau terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia itu? Mari kita simak bersama rangkaian kronologis yang kami ulas secara singkat padat berikut ini. 29 April 1945  BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa Jepang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai  yang didirikan oleh pemerintah Jepang pada tanggal yang beranggotakan 63 orang. 06 Agustus 1945   Sebuah bom atom meledak di kota Hiroshima, Jepang. Pada saat itu, padahal Jepang sedang menjajah Indonesia, 07 Agustus 1945  BPUPKI kemudian berganti...
SUKSES dan HEBAT gara gara Jadi Maling  Bersama Guru IHKLASH sang TELADAN  Sekelompok anak muda menghadiri resepsi pernikahan. Salah seorang di antaranya melihat guru SMA-nya. Murid itu menyalami gurunya dengan penuh penghormatan, seraya berkata: "Masih ingat saya kan, pak guru?” Gurunya menjawab, “wah maaf, tidak tuh." Murid itu bertanya keheranan, "Masa sih, pak guru tidak ingat saya." "Saya kan... murid yang dulu  mencuri jam tangan punya  salah seorang teman di kelas." "Ketika anak yang kehilangan jam itu menangis, pak guru menyuruh kita untuk berdiri semua, karena akan dilakukan penggeledahan saku murid semuanya." "Saat itu saya berfikir, bahwa saya akan dipermalukan dihadapan para murid dan para guru, dan akan menjadi tumpahan ejekan dan hinaan, mereka akan memberikan gelar kepada saya: "pencuri" dan harga diri saya pasti akan hancur, selama hidup saya." "Bapak menyuruh kami berdir...

PROFIL SINGKAT PPSS SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra.

PROFIL AS SAQOLANI PROFIL   PONDOK PESANTREN SALAFIYYAH SYAFI’IYYAH  “ SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra.”  BLIMBING BESUKI SITUBONDO 1. Nama :   PONDOK PESANTREN SALAFIYYAH SYAFI’IYYAH  SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra. 2. Alamat :  Jln. Pesanggrahan Gang Pesantren Desa Blimbing   Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo Kode Pos 68356  Telp. ( 0338 ) 891193 3. Tahun didirikan :   17 Ramadlan 1430 H. / 9 September 2009 M. 4. Pendiri :   K. MOHAMMAD HASAN NAILUL ILMI 5. Sejarah Singkat :   Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah SYEKH ABDUL QODIR JAILANI Ra. Didirikan  oleh Kiai Mohammad Hasan Nailul Ilmi pada Tanggal 17 Ramadlan 1430 H.  Bertepatan dengan Tanggal 9 September 2009. Latar belakang pendirian Pondok  Pesantren ini berawal dari sebuah Majelis Dzikir Dan Istighotsah yang beliau dirikan  sejak tahun 2004 M. Tahun demi tahun berjalan, majelis dz...

SYAIR / PUISI ARAB TENTANG CINTA

Duel arabian puiasi cinta santri kocak! Sayang Gak ditonton 😁 https://youtu.be/r0WYefvQNnE